DUNIAOBERITA.COM Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Opini

Haqul Yakin Hasto Akan Menang Di Praperadilan

Oleh: Saiful Huda Ems. Dengan melihat fakta-fakta persidangan Praperadilan kasus Hasto Kristiyanto di PN Jakarta Selatan, baik ketika mendengarkan saksi-saksi dari Hasto Kristiyanto sebagai Pemohon maupun saksi-saksi dari Penyidik KPK sebagai Termohon, seharusnya menurut Logika Hukum Hasto Kristiyantolah yang menang.  Namun jika yang terjadi malah sebaliknya, yakni Penyidik KPK sebagai pihak Termohon yang menang, maka itu artinya ada intervensi Mulyono melalui Kapolri. Sangat perlu untuk diingat, bahwa Hakim haruslah berdaulat, independen dan merdeka agar keputusan “Demi keadilan berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa” itu benar-benar nyata apa adanya. Fakta jalannya persidangan Praperadilan di PN Jakarta Selatan, antara Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai Pemohon melawan Penyidik KPK sebagai Termohon, juga sama sekali tidak ditemukan adanya bukti baru tentang keterlibatan Hasto Kristiyanto dalam perkara suap Harun Masiku.  Bahkan selain kuasa hukum Hasto Kristiyant...

Jokowi Mulai "Main Kayu" Terhadap Hasto Kristiyanto

Oleh: Saiful Huda Ems. Persidangan Praperadilan antara Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto melawan Penyidik KPK, yang diselenggarakan di PN Jakarta Selatan, semakin hari nampaknya semakin seru dan seperti biasanya, pihak Termohon (KPK) selalu kedodoran menghadapi argumentasi-argumentasi hukum dari pihak kuasa hukum Hasto Kristiyanto. Mungkin karena melihat kenyataan pahit dan memalukan itu, kubu penghianat PDIP yang sangat kesohor di publik, yakni Jokowi dan Politbiro Oligarkinya mulai kembali menggunakan tangan Lembaga Survei langganannya, yakni Lembaga Survei Indonesia (LSI). Saya menduga, LSI ini kembali digunakan oleh Jokowi dan Politbiro Oligarkinya untuk menggiring opini, agar masyarakat dan hakim Praperadilan yang saat ini menangani perkara Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto bersedia mengikuti arahannya, bahwa Hasto Kristiyanto haruslah dikalahkan.  Bayangkan saja, masih banyak sekali kasus-kasus besar yang merugikan keuangan negara hingga ratusan triliun. Lihat saja abus...

Konstruksi Hukum KPK Tidak Relevan, Mengulang Persidangan Yang Sudah Inkracht

Oleh: Saiful Huda Ems. Sidang Praperadilan yang dimohonkan oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto melalui kuasa hukumnya di PN Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2025), telah mulai babak baru, yakni menghadirkan dari Pihak Termohon (KPK) untuk memberikan jawaban dari Pihak Pemohon, Hasto Kristiyanto. Dari Pihak Termohon (KPK) melalui Tim Biro Hukumnya, memberikan jawaban menanggapi permohonan Praperadilan Hasto Kristiyanto, yakni sekelompok petugas kepolisian telah menggagalkan operasi tangkap tangan KPK terhadap Hasto Kristiyanto dan Harun Masiku di PTIK awal tahun 2020 lalu.  Jawaban KPK itu sesungguhnya tidak benar, sangat mengada-ada, karena;  Pertama, menurut Hasto Kristiyanto sendiri, beliau tidak pernah ke PTIK, dan hal ini telah dibenarkan oleh tiadanya bukti apapun yang mengarah kesana. Bukankah sampai saat ini tidak ada bukti apapun yang dapat ditunjukkan oleh KPK, bahwa Hasto Kristiyanto ada di PTIK dalam peristiwa OTT itu?. Kedua, Pengamanan di PTIK ketat sekali ...

WAPRES HARUS BELAJAR LAGI ILMU HUKUM TATA NEGARA

Oleh: Saiful Huda Ems. Di hadapan ribuan Kepala Daerah se Indonesia yang hadir saat acara Penutupan RAKORNAS Pemerintahan Pusat dan Pemerintahan Daerah (PEMDA), di Sentul Bogor Kamis (7/11/24) lalu, Wapres Gibran Rakabuming Raka menyatakan,"Tidak ada Visi-Misi PEMDA selain Visi-Misi Presiden Pak Prabowo".  Kalimat yang keluar dari mulut seorang Wapres yang lahir sebagai Anak Haram Konstitusi ini menunjukkan, bahwa ia sangat tidak memahami dengan benar makna Otonomi Daerah (OTDA) yang diatur dalam Undang-Undang Tentang Otonomi Daerah. Dalam UU No.23 Tahun 2014 Tentang Otonomi Daerah disebutkan, "bahwa Otonomi Daerah adalah hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem NKRI".   Lebih parah dari itu, pernyataan Wapres Gibran ini merupakan bentuk pelanggaran dari UU Tentang OTDA itu sendiri, yang memberikan keleluasaan bagi Kepala-Kepala Daerah untuk mengatu...

Mualem Solusi Pembangunan Aceh

Jakarta - Syibral Mulasi, S.H pemuda asal Aceh yang saat ini sedang melanjutkan pendidikan Strata-2 atau S2 di Jakarta, melihat  terhadap sosok kepemimpinan di Aceh ada di mualem. Menurut Syibral - Muzakir Manaf, yang juga dikenal sebagai Mualem, adalah seorang Tokoh politik penting di Aceh. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Aceh dan juga Ketua Partai Aceh. Sebagai seorang pemimpin, Mualem sering dianggap sebagai solusi bagi Aceh karena mualem sering mengatakan untuk menekankan pentingnya pembangunan Aceh dapat dilakukan dengan menyoroti beberapa aspek Pembangunan dengan mengembangkan sektor ekonomi lokal seperti pertanian, perikanan, dan pariwisata untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan menciptakan lapangan kerja. Masih menurut Syibral Pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan akan membantu meningkatkan kesejahteraan sosial, mengurangi ketimpangan, dan memperkuat struktur sosial. Fokus pada pembangunan komunitas dan dukungan bagi kelompok rentan sangat ...

Masyarakat Prihatin atas Maraknya Pergaulan Bebas dan Kecanduan Online Anak - Anak Sehingga Sulit Menentukan Masa Depan (Oleh : Dendi)

DUNIAOBERITA -   Di salah satu daerah Surabaya khususnya di perkampungan Jalan Dukuh Kupang XIX, Kelurahan Dukuh Kupang, Kecamatan Dukuh Pakis Surabaya masyarakat sekitar sangat peduli untuk masa depan anak-anak menjadikan   salah satu kampung dengan sebutan kampung layak anak pada Senin (12/08/2024). Sukoco selaku Ketua RW.01 Dukuh Kupang Surabaya saat di temui awak media mengatakan bahwa dirinya dan warga sangat mendukung dengan dibuatkannya aturan kampung di wilayah RW.01 Dukuh Kupang Surabaya sehingga disebut dengan julukan kampung layak anak. " Ya sebagai Ketua RW saya berikan dukungan kepada warga, mulai dari kepedulian warga tentang aturan jam waktu belajar, istirahat pada anak seluruh warga berkomitmen menempel jadwal itu pada setiap sisi kampung agar di ketahui setiap warga yang ada di wilayah RW 1 Dukuh Kupang Surabaya," Tuturnya Ia juga mengatakan  bahwa balai RW.01 Dukuh Kupang Surabaya sering kedatangan tamu dari daerah lain yang ingin m...

Cara Sukses Dalam Hidup, Simak Jawabannya

DUNIAOBERITA - Sukses dalam hidup bisa berarti berbagai hal bagi setiap orang, tetapi ada beberapa prinsip umum yang dapat membantu mencapai kesuksesan. Berikut adalah beberapa cara untuk meraih kesuksesan dalam hidup: 1. Tetapkan Tujuan yang Jelas:  Menentukan apa yang ingin dicapai adalah langkah pertama. Buatlah tujuan jangka pendek dan jangka panjang yang spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berbatas waktu (SMART). 2. Kerja Keras dan Disiplin:  Tidak ada kesuksesan yang instan. Kerja keras, dedikasi, dan disiplin sangat penting. Jangan takut untuk bekerja ekstra dan menginvestasikan waktu untuk mencapai tujuan. 3. Kembangkan Keterampilan dan Pengetahuan:  Terus belajar dan kembangkan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai tujuan Anda. Ikuti kursus, baca buku, dan manfaatkan sumber daya yang tersedia. 4. Jaga Kesehatan Fisik dan Mental:  Kesehatan adalah aset berharga. Olahraga secara teratur, makan makanan sehat, dan istirahat yang cuku...

Tidak Lama Lagi Pendaftaran Dibuka, 8 Formasi CPNS yang Sepi Peminat, Peluang Lolos Besar

DUNIAOBERITA .COM – Pemerintah resmi mengumumkan jika pendaftaran seleksi CPNS akan kembali dibuka pada  sekitar akhir Juli atau Agustus 2024 nanti. Seperti diketahui, persaingan dalam seleksi CPNS sangatlah ketat lantaran diikuti oleh seluruh Indonesia. BACA JUGA :  Kronologi 6 Keluarga Tewas dan 1 Kritis Mobil Rush Terseret 30 M Ditabrak Kereta Api Agar peluang lolos semakin besar salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu mendaftar formasi yang sepi peminat. Lantas apa saja formasi CPNS yang sepi peminat bahkan ada yang tidak memilih sama sekali? Dikutip dari TikTok @siapjadiasn pada Selasa (23/7/24), berikut delapan formasi CPNS sepi peminat yang peluang lolosnya besar: BACA JUGA :  Kabar Baik Bagi yang Lulusan SMA/SMK, Transjakarta Buka Lowongan Kerja Terbaru 8 Formasi CPNS yang Sepi Peminat, Peluang Lolos Besar  Dokter Spesialis Di urutan pertama formasi CPNS yang diinformasikan peminatnya paling sedikit adalah formasi Dokter Spesialis. Diinformasikan setiap tah...

Cara Menagih Utang Teman Biar Tidak Tersinggung

DUNIAOBERITA.COM -  Menagih utang seseorang memang tidak gampang karena perlu kewaspadaan dan kehati-hatian supaya teman atau keluarga tidak tersinggung terhadap penagihan utang tersebut.  Dilansir dari berbagai sumber : berikut adalah beberapa tips untuk menagih utang tanpa menyakiti perasaan teman: 1. Ajukan pertanyaan secara sopan: Mulailah dengan bertanya apakah teman sudah mengingat tentang utangnya. Jika belum, ingatkan dengan baik. 2. Jadwalkan pembayaran: Bicarakan jadwal pembayaran yang nyaman bagi teman, seperti pembayaran secara bertahap atau menyesuaikan dengan keuangan teman. 3. Berikan opsi: Sediakan opsi pembayaran yang fleksibel, seperti melalui transfer bank atau aplikasi pembayaran online yang mereka gunakan. 4. Jaga emosi: Tetap tenang dan sabar selama pembicaraan. Jangan terlalu menekan atau menunjukkan sikap marah. 5. Berikan waktu: Beri teman waktu yang cukup untuk menyelesaikan pembayaran. Jika teman memiliki alasan tertentu mengenai keterla...

SHE MINTA ANWAR USMAN MUNDUR DARI MAHKAMAH KONSTITUSI

Oleh: Saiful Huda Ems. Pak Anwar Usman, tanda bapak itu sebagai pejabat yang moral etikanya buruk, adalah ketika bapak masih terus mau jadi hakim konstitusi, meskipun bapak sudah diberhentikan dari Ketua Mahkamah Konstitusi oleh MKMK, dan diprotes oleh ratusan pakar ilmu dan ribuan praktisi hukum, serta jutaan rakyat, yang bahkan sebelumnya menjadi pendukung fanatik Presiden Jokowi.  Percuma bapak bicara membela diri atau klarifikasi apa saja, yang merasa difitnah atau diapain saja oleh masyarakat, toh pada kenyataannya para ahli hukum protes dan jutaan rakyat marah, serta semua itu dibenarkan dan diperkuat oleh Keputusan MKMK yang memberhentikan bapak sebagai Ketua MK.  Saya percaya, sangat percaya, bahwa secara pribadi bapak orang baik dan saleh, tapi faktanya bapak sebagai Ketua MK tidak profesional bekerja. Bapak tidak menggunakan dalil hukum yang rasional, yang dapat memperkuat argumentasi bapak dalam memutuskan perkara, melainkan bapak terlihat hanya menganda...

PAMAN USMAN TERLALU BANYAK BERMAIN PERASAAN

DUNIAOBERITA.COM -  Oleh: Saiful Huda Ems. Karena Paman Usman terbukti lebih banyak bermain-main dengan perasaan daripada bermain dengan ide-ide yang tertuang dalam pendapat ilmiah hakim Mahkamah Konstitusi, maka Paman Usman diberhentikan dari Ketua Mahkamah Konstitusi oleh Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) yang dipimpin oleh Prof. Jimmly Asshiddiqie Selasa (7/11/ 2023). Dan bila besok Rabu (8/11/2023), MK bersidang lagi untuk soal syarat usia Capres/Cawapres yang diajukan oleh Mahasiswa NU dengan no registrasi 141, dan MK memutuskan besok juga, atau sebelum batas waktu berakhirnya pendaftaran Capres/Cawapres 2024, lalu hasil putusan yang sangat mungkin menganulir Putusan MK sebelumnya yang dipimpin oleh Paman Usman itu diajukan oleh MK ke KPU, maka itu berarti putusan MK harusnya berlaku untuk Pilpres 2024 dst., dan tidak berlaku Asas Tidak Berlaku Surut karena diputuskan dan diajukan sebelum batas waktu terakhir pendaftaran Capres/Cawapres 2024. Ini berart...

Komitmen Juangku : Kadang Saya Memuji Presiden Jokowi

DUNIAOBERITA.COM -  Kadang saya memuji Presiden Jokowi kadang pula saya mengkritisinya. Begitupula terhadap Pak Soeharto, Gus Dur, Pak Prabowo, Pak SBY, Mas Anies, Mas AHY dll.nya.  Pikiran-pikiran liar, bebas dan bertanggung jawab saya berjalan sesuai dengan proporsinya, karena segala ucapan dan tindakan saya selalu mengacu pada konteksnya.  Kaum terpelajar harus memiliki ketegasan moral dan kesetiaan penuh pada rasionalitas, kebenaran dan keadilan. Dan perjuangan kita haruslah berpijak pada nilai-nilai (values), bukan pada figur-figur tertentu yang kerap berubah-ubah, sesuai kodratnya sebagai manusia yang kadang lurus kadang pula menyimpang. Karenanya Tuhan berfirman dalam Al Qur'an, agar kita selalu ingat mengingatkan satu sama lain dan menetapi kesabaran. Mau dibagaimanapun juga, saya tidak mungkin bersedia membenar-benarkan ucapan, sikap atau kebijakan yang keliru, karena saya tidak pernah mau berkhianat pada hati nurani saya sebagai manusia.  Demikianlah mengap...

BUKAN ARMAGEDDON MELAINKAN AROMA GEMBLUNG

DUNIAOBERITA.COM -  Oleh: Saiful Huda Ems. Ke Adian Napitupulu timses Mas Ganjar Mukidi bilang,"2024 kita harus menang Mas Adian".  Ke Prabowo Mukidi bilang,"Pak Prabowo harus menang, karena saya tidak mau anak saya jadi penyebab kekalahan Pak Prabowo". Pernyataan Mukidi pada siapa yang harus kita percayai? Masihkah kita semua mempercayai bahwa semua ini hanya drama dan seni politik tingkat tingginya? Jauh sebelum itu Mukidi bilang di depan banyak media,"Anak-anak saya gak ada yang tertarik masuk di politik". Namun ternyata mereka masuk ke dunia politik juga. Pernah juga Mukidi mengatakan,"Si Baron baru dua tahun jadi Walikota, masih terlampau muda, masak mau jadi Cawapres". Kenyataannya?. Masih belum cukup menjelaskan karakter plintat plintutnya Mukidi?. Menjelang Pilpres 2014 Mukidi bilang,"Saya tak akan menaikkan harga BBM". Kenyatanya?... "Mobil ESEMKA akan menjadi mobil Nasional". Kenyataannya?. "Saya tak akan membua...

ISTIGHFARLAH PAK JOKOWI

DUNIAOBERITA.COM -  Oleh: Saiful Huda Ems. Awalnya kirain hanya saya sendirian dari para pendukung Jokowi yang kesal dan protes ke Presiden Jokowi, ternyata lambat laun satu persatu teman-teman lainnya, pun punya pikiran yang sama, kesal dan protes keras ke Presiden Jokowi. Ada Denny Siregar, ada Eko Kuntadhi, ada Alifurrahman dll.  Ya syukurlah, kita memang bertanggung jawab untuk mengingatkan beliau sebagai tanda cinta kita pada Presiden Jokowi yang sejak awal kita hormati. Memang tragis sekali di akhir masa jabatan periode kedua Presiden Jokowi ini, beliau terlihat sekali semakin hari permainan politiknya semakin sangat brutal, diluar nalar sehat apapun alasannya, hingga terbukalah apa-apa yang selama ini disembunyikannya, dan nyaris tak terbaca. Kekuasaan itu memang sangat menggoda, jarang sekali orang sanggup menghindari godaannya. Aji mumpung akan selalu menyertai orang-orang yang sudah tergoda, dan berbagai cara akan dilakukannya sampai semua lebido berkuasa...

JANGAN JADI PRESIDEN NDABLEK !

Oleh: Saiful Huda Ems. Masih teringat dengan jelas, bagaimana saya dahulu bersama bapak-bapak dan ibu-ibu dosen hukum kami tercinta, bersusah payah menyelenggarakan acara-acara Seminar Nasional di Bandung, dengan tujuan agar supaya Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR R.I) dapat segera merancang dan mensahkan UU Tentang Mahkamah Konstitusi (MK) dan UU Tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setelah sekian lama kami dan teman-teman senior lainnya di Jakarta, Bandung dan di berbagai kota berjuang, Mahkamah Konstitusi (MK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun berdiri di Republik Indonesia tercinta ini.  Namun sayang, setelah bertahun-tahun kedua lembaga itu berdiri dan berfungsi dengan baik, kini kehormatan kedua lembaga itu telah dirusak oleh Pemerintahan Jokowi di akhir masa periode keduanya. Setelah UU KPK dilemahkan, hari ini gilirannya MK kehormatannya dihancur leburkan. Betapa tidak, hanya karena ingin mengokohkan Politik Dinastiny...

KEPADA MANDOR DEMOKRASI YANG LUPA DIRI

Oleh: Saiful Huda Ems. Soeharto dulu juga selalu bilang kedaulatan ada di tangan rakyat, namun ternyata penentu utama pengangkatan atau pemilihan setiap pejabat tinggi bahkan tertinggi negara ada di tangannya. Apakah sekarang mau terulang lagi hal yang seperti ini, gembar-gembor Kedaulatan Ada di Tangan Rakyat, namun nyatanya selalu berusaha keras sendiri untuk menentukan semua hal yang berhubungan dengan kekuasaan negara. Ini negara, milik jutaan rakyat, bukan milik diri sendiri dan keluarga sendiri. Jangan rakus dan tamak !  Beranilah membersihkan kabinet dari para maling, koruptor, jangan menunggu maling-maling atau koruptor-koruptor itu ditangkapi oleh KPK dulu baru direshuffle ! Kami capek dan muak, bertahun-tahun memberitau si ini korupsi, si itu korupsi, segera reshuffle, namun tetap saja dibiarkan maling sampai KPK sendiri yang menangkapnya dan baru direshuffle. Itupun kadang karena mereka mengundurkan diri !. Seorang sahabat setia saya pernah mengingatkan ke s...

TIGA DOSA BESAR POLITIK JOKOWI JIKA SEANDAINYA GIBRAN JADI CAWAPRES PRABOWO

Oleh: Saiful Huda Ems. Jika beneran nantinya Gibran dibiarkan oleh Jokowi untuk menjadi Cawapresnya Prabowo, maka inilah tiga dosa besar politik Jokowi: 1. Dosa Khianat Reformasi '98. Prabowo merupakan salah satu tokoh Orde Baru (Orba) yang terlibat dalam penculikan Aktivis Mahasiswa menjelang Reformasi 1998. Prabowo pernah menjadi musuh bersama para Aktivis '98, dan karena aksi penculikannya itu, Prabowo dipecat dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Perwira (DKP). Agum Gumelar, Wiranto, SBY dll. sudah pernah memberikan kesaksiannya, jika sekarang mereka dukung Prabowo untuk jadi Capres 2024, berarti ada korsleting pemikiran. Begitu pula jika kemudian Jokowi membiarkan Gibran putra sulungnya menjadi Cawapresnya Prabowo, itu berarti Jokowi berkhianat pada Gerakan Reformasi '98. 2. Dosa Khianat Sejarah. Sebagai seorang Pemimpin Nasional, Jokowi harusnya dapat meluruskan sejarah, bukan malah mengabur dan menguburkannya. Penjahat yang masih belum pernah mau meminta ...

LEGACY JOKOWI KINCLONG JIKA MEGA KORUPSI BTS DITUNTASKAN

Oleh: Saiful Huda Ems. Memperhatikan jalannya sidang di Pengadilan Tipikor di Jakarta melalui tayangan You Tube, pada Selasa (26/9/2023), dimana hakim telah mencecar habis-habisan anak buah mantan Menkominfo Jhony Plate soal kasus korupsi dan realisasi Proyek BTS di Kominfo, saya jadi bertanya-tanya dalam hati, korupsi gila-gilaan di negeri ini kok kian tambah membesar dan tak berhenti-henti. Dikatakan disana oknum Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) meminta jatah setoran Rp. 40 Miliar dan diberikan secara cash uang dalam bentuk dollar dalam koper, di parkiran Hotel Grand Hyatt Jl. Sudirman Jakarta. Gila... Itu baru setoran hasil korupsi ke satu lembaga, bagaimana dengan setoran ke lembaga lainnya seperti setoran ke Komisi I DPR RI senilai Rp. 70 Miliar, yang diungkapkan oleh Komisaris PT Solitech Media Sinergi, Irwan Hermawan dan Direktur PT Multimedia Berdikari Sejahtera Windi Purnama. Mereka berdua merupakan saksi mahkota yang bersaksi untuk menemukan terdakwah lainnya. Irwan...

Jokowi Jangan Lupa Diri

Oleh: Saiful Huda Ems. Pada akhirnya Jokowi nampaknya mulai lupa bahwa dia bisa hebat dan besar bukan oleh dirinya sendiri, melainkan oleh kerja team, parpol pendukung dan relawannya, hingga politisi lokal dari desa itu populer di seantero dunia. Jokowipun kemudian semakin lama semakin lupa diri, tidak menghargai orang-orang yang menyukseskannya, malahan perangai politiknya kerap membuat susah gerak para pendukungnya sendiri yang bergerak dengan idealismenya tanpa bayaran darinya dan dari APBN !.  Renungkan betapa gerombolan pengacau ideologi negara selama ini bukan dilawan dan dihadapi oleh Jokowi sebagai Pemimpin Nasional, melainkan oleh orang-orang pendukungnya yang bergerak secara tulus dan independen. Namun apa yang terjadi? Jokowi tidak malah memperkuat orang-orang yang menghadapi dan melawan gerombolan-gerombolan radikalis, intoleran yang bergerak secara independen dan tulus itu, melainkan Jokowi malah mengapresiasi para begundal-begundal negara yang para penduku...

MENGKRITISI KETELEDORAN JOKOWI

Oleh: Saiful Huda Ems. Semakin kesini semakin saya lihat banyak keteledoran yang dilakukan oleh Presiden Jokowi, dan saya perhatikan Presiden Jokowi rupanya lebih mementingkan politik kekuasaan daripada pendidikan politik yang baik dan benar bagi rakyat itu sendiri. Padahal apa artinya berkuasa jika rakyat terus terkondisikan untuk bertambah bodoh dan menderita? Seperti yang terjadi baru-baru ini, apa artinya kaderisasi parpol, jika kemudian yang dipilih jadi Ketua Umum Parpolnya orang luar yang gak punya pengalaman jadi kader Parpol?. Sudah triliunan rupiah dana APBN digelontorkan untuk mendanai Parpol agar pendidikan politik dan kaderisasi internal parpol berjalan dangan baik, namun ternyata semua itu diberangus oleh munculnya politisi-politisi karbitan yang hanya bermodal uang maupun popularitas bapaknya. Saya yang berpuluh tahun bertarung hidup untuk turut serta memperbaiki kehidupan politik di negeri ini sangat tersinggung dengan semua ini ! Bahkan jujur, aslinya saya ...