DUNIAOBERITA.COM Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Kriminal

Polisi Temukan Potongan Kepala Diduga Korban Mutilasi di Trenggalek

(Petugas membawa kantong jenazah berisi potongan kepala korban mutilasi ke kamar jenazah RSUD dr. Iskak Tulungagungpada Minggu (26/1/2025). Foto: Humas Polres Trenggalek) Tim penyidik Polda Jawa Timur (Jatim) menemukan potongan kepala manusia yang diduga milik korban mutilasi di pinggir jalan Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Trenggalek pada Minggu (26/1/2025). Dilansir dari Antara, potongan kepala tersebut diduga merupakan bagian tubuh Uswatun Khasanah (29), warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, yang menjadi korban pembunuhan dalam kasus koper merah di Kabupaten Ngawi. AKP Eko Widiantoro Kasat Reskrim Polres Trenggalek menjelaskan bahwa potongan kepala itu ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB. Penemuan ini merupakan hasil pengembangan kasus yang ditangani oleh Jatanras Polda Jawa Timur. “Penemuan dilakukan sekitar pukul 08.00 WIB. Kami mendampingi tim Jatanras Polda Jatim untuk mencari barang bukti terkait kasus mutilasi koper merah,” ujar Eko. Eko menjelask...

Miris! Seorang Wanita Melompat dari Jaklingko, Diduga Hendak Dilecehkan Penumpang Mabuk

Foto : Ilustrasi DUNIAOBERITA — Seorang wanita berinisial I (19) melompat dari angkutan umum Jaklingko yang tengah melaju pada Minggu (12/1/2025), karena merasa terancam akan dilecehkan oleh seorang penumpang pria. Insiden itu terjadi saat I bersama dua temannya berada di dalam angkutan umum tersebut. C, salah satu teman I, menceritakan, saat pertama kali mereka naik, hanya ada seorang penumpang lain, seorang tukang sol sepatu. Namun, saat perjalanan berlangsung, seorang pria mencurigakan hendak memasuki mobil. “Dari awal, sopir sudah melarang pria itu naik karena sudah merasa gelagatnya enggak jelas,” kata C saat diwawancarai Kompas.com pada Selasa (14/1/2025) Meski sudah dilarang, pria tersebut berhasil masuk ke dalam mobil setelah seorang penumpang lain membuka pintu dan kondisi jalan yang macet. Begitu berada di dalam, pria yang diduga dalam pengaruh alkohol itu mulai mendekati I dan berusaha memegangnya. Merasa terancam, I pun panik dan nekat melompat dari mobil Jaklin...

Miris! Turis China di Bali, Korban Diperkosa dan Berlian Dirampas Pelaku

Foto : Ilustrasi Pemerkosaan DUNIAOBERITA — Kepolisian Daerah (Polda) Bali tengah menyelidiki kasus pemerkosaan terhadap seorang turis asal China, JT, yang terjadi pada malam tahun baru. Peristiwa ini diduga dilakukan oleh seorang pengemudi ojek pangkalan (opang) di Jalan Batu Kandik, Pecatu, Badung, Bali, pada Rabu (1/1/2025). Kasubdit Penmas Polda Bali, AKBP Ketut Ekajaya, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban pada Kamis (2/1/2025). la menjelaskan bahwa kasus tersebut kini berada dalam tahap penyelidikan. "Laporan sudah kami teruskan ke Ditreskrimum Polda Bali untuk ditindaklanjuti. Saat ini, kasus ini masih dalam proses penyelidikan karena laporan baru diterima kemarin," ujar Ekajaya, Jumat (3/1/2025). Insiden itu terjadi setelah JT menyaksikan pesta kembang api di Pantai Nyang Nyang bersama enam temannya untuk merayakan malam pergantian tahun. Usai acara, mereka berusaha mencari ojek untuk kembali ke vila mereka di Jalan Labuansait, P...

Viral! Bos Aksesoris Dibunuh Oleh Istri dan Anaknya, Motif Terungkap

DUNIAOBERITA - Seorang pengusaha aksesoris bernama Asep Saepudin (43) ditemukan tewas di Kampung Serang, Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Bekasi.  Pelaku pembunuhan adalah istrinya sendiri, Juhariah (45), anak pertamanya Silvia Nur Alfiani (22), dan pacar Silvia, Hagistko Pramada (22). BACA JUGA :  Kabar Baik Bagi yang Lulusan SMA/SMK, Transjakarta Buka Lowongan Kerja Terbaru Kapolres Bekasi Kabupaten, Kombes Pol Tweddy Aditya Bennyahdi, menyatakan bahwa sebelum dibunuh, korban sempat dua kali diracun namun gagal.  Ketiga tersangka ditetapkan berdasarkan dua motif utama: Juhariah merasa diberi nafkah yang sangat sedikit oleh suaminya dan mencurigai adanya perselingkuhan, sedangkan Silvia dan Hagistko merasa hubungan mereka tidak direstui oleh Asep. BACA JUGA:  Tidak Lama Lagi Pendaftaran Dibuka, 8 Formasi CPNS yang Sepi Peminat, Peluang Lolos Besar Kasat Reskrim Polres Bekasi, AKBP Gogo Galesung, menjelaskan bahwa Juhariah hanya menerima nafkah seb...

Biadab, 6 Tahun Lamanya Pria di Jombang Setubuhi Anak Tirinya

Foto : Ilustrasi DUNIAOBERITA - Seorang ayah tiri di Kecamatan Kabuh, berinisial S, 50 tahun, digerebek warga pada Minggu (7/7/24) malam dan nyaris dimassa. Penggerebekan tersebut dilakukan karena warga geram setelah mengetahui tindakan bejat S yang telah merudapaksa anak tirinya, Bunga (nama samaran), 18 tahun, selama enam tahun terakhir. Menurut data yang diperoleh, penggerebekan terjadi di rumah istri S di salah satu desa di Kecamatan Kabuh pada Minggu malam. Sebelumnya, Bunga (bukan nama aslinya) bersama neneknya melaporkan perbuatan ayah tirinya ke kantor desa setempat. Bunga mengaku telah disetubuhi oleh S sejak kelas 6 SD hingga kini lulus SMK. Perangkat desa di Kecamatan Kabuh, W, mengatakan, "Penggerebekannya itu sekitar pukul 22.30, dia ini memang biasa pulangnya malam." Saat digerebek, S baru saja kembali menyetubuhi anak tirinya. Warga yang geram segera menyerahkan S ke Polsek Kabuh. Dalam aksinya, S biasanya mengancam anak tirinya agar tetap diam.

Candu Main Game Online, Pria Ini Tega Jual Istri Sendiri

Ilustrasi/Shutterstock DUNIAOBERITA - Judi online kini semakin marak di masyarakat, memicu berbagai tindak kriminal.  Kementerian Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mengungkapkan bahwa mereka telah menangani kasus judi online yang merusak keluarga, khususnya perempuan dan anak-anak. Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak (KemenPPPA), Nahar, melaporkan adanya kasus di mana seorang suami di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, menjual istrinya untuk mendapatkan uang guna bermain judi online. "Di Pangkalan Bun, suaminya tega menjual istrinya, yang kemudian biayanya digunakan untuk bisa bermain judi," kata Nahar pada Minggu (23/6/24), dilansir duniaoberita dari tvonenews.com Lebih lanjut, Nahar menyebutkan bahwa suami tersebut mengancam akan menyiksa istrinya jika menolak untuk menjual diri.  Sang istri sudah menuruti perintah suaminya sebanyak sepuluh kali.Pemerintah, melalui KemenPPPA, telah mengambil langkah untuk menangani kasus ini dan memberik...

Heboh, Pelajar Ini Ngaku Minta Restu Orang Tua Pacar dengan Mengirim Video Berhubungan Intim

DUNIAOBERITA - Kabar mengejutkan terkait RF (19) merupakan seorang pelajar SMA di Semarang diamankan polisi karena nekat mengirim video intim ke orang tua korban untuk meminta restu hubungannya. Video yang dikirim tersebut yakni dari hubungan intim dengan korban berinisial NH (17) yang merupakan teman sekolah pelaku. Kasubnit 2 Unit PPA Polrestabes Semarang, Ipda Dinda Aprillia menjelaskan awalnya ibu korban mendapat kiriman video dari nomor whats app anaknya, dimana anaknya tersebut sedang berhubungan intim dengan pelaku. “Orangtua korban menerima pesan di WA berupa video asusila korban dengan terlapor. Orangtua tanya ke korban benar itu video mereka. Korban yang masih berusia 17 tahun itu, mengalami trauma dan hilang keperawanan,” ungkapnya dalam rilis kasus di Mapolrestabes Semarang, (19/6/24), dilansir duniaoberita dari inilahjateng. Lebih lanjut dirinya menyebut bahwa ibu korban mengecek hp milik korban, dan ada akun WA korban membalas pesan sendiri. Dari situlah, samb...

Terungkap Sosok Pegi DPO Kasus Pembunuhan Vina, Pekerjaannya jadi Sorotan

DUNIAOBERITA - Kabar terkait Polda Jawa Barat telah berhasil menangkap salah satu buronan dalam kasus pembunuhan Vina dan Rizky alias Eky di Cirebon. Pelaku yang berhasil diamankan adalah Pegi Setiawan alias Perong. Pegi Setiawan, yang sebelumnya bekerja sebagai tukang bangunan, ditangkap oleh pihak kepolisian pada hari Selasa (21/5/24).  Menurut keterangan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Jules Abraham Abast, Pegi ditangkap di Bandung. Selama berada di Bandung, Pegi bekerja sebagai buruh bangunan, meskipun lokasi penangkapannya tidak dijelaskan secara rinci oleh Jules. "Jadi, Pegi yang menjadi DPO terakhir kali diketahui bekerja sebagai buruh bangunan di Bandung," ujar Jules pada Rabu (22/5/24), dikutip  gatra.  Polisi masih melakukan pendalaman terkait pelarian Pegi selama delapan tahun sebelum akhirnya ditangkap, termasuk dugaan perubahan identitas dan perannya dalam kasus pembunuhan Vina di Cirebon delapan tahun lalu. "Kami masih melakukan pendalaman....

Pembunuhan Mahasiswi di Malang Terungkap Setelah 1.5 Tahun

Foto Ilustrasi  DUNIAOBERITA - Setelah satu setengah tahun, misteri pembunuhan seorang mahasiswi di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, akhirnya terpecahkan. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Malang Kota berhasil menangkap terduga pelaku, HAP, yang berusia 17 tahun saat kejadian. Korban, DAL (18), ditemukan tewas di kamar kosnya dengan kondisi berlumuran darah, menghebohkan warga Kota Malang. Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto, menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula pada 22 Desember 2022.  HAP, dalam keadaan mabuk, mendatangi kos korban dengan niat mencuri barang berharga. HAP yang sudah familiar dengan situasi kos, langsung masuk ke kamar korban yang tidak terkunci.  Saat korban terbangun, HAP panik dan membekapnya dengan bantal sebelum menikam dadanya berkali-kali hingga tewas. "Motif pelaku adalah untuk mencuri barang-barang berharga milik korban. Setelah membunuh korban, HAP mengambil HP korban dan menjualnya kepada A...

Ada Ucapan ini "Wanita Dalam Koper" ke Pelaku Sehingga Nekat Membunuh Korban

DUNIAOBERITA - Fakta baru terungkap dalam kasus pembunuhan wanita berinisial RM. Wanita berusia 50 tahun itu didapati berbincang bincang dengan tersangka Ahmad Arif Ridwan Nuwloh, yang kemudian membunuhnya dan menyembunyikan mayatnya di dalam sebuah koper. Mayat wanita tersebut ditemukan di kawasan Cikarang, Bekasi, seperti yang dilaporkan. Polisi mengungkapkan bahwa motif pembunuhan Arif terkait dengan rasa sakit hatinya setelah RM mendesaknya untuk menikahinya. Namun, Arif menolak dan menyatakan hubungan mereka hanya untuk kesenangan semata. Menurut Kombes Wira Satya Triputra, Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, RM meminta Arif untuk bertanggung jawab dan menikahinya. Arif kemudian berjanji akan menikahinya asalkan RM meminjamkan uang setoran kantor sebesar Rp 43 juta. Namun, RM menolak tawaran itu. Percakapan mereka berlanjut hingga RM mengucapkan kata-kata yang membuat Arif marah dan pada akhirnya membunuh RM. "Ngapain ngurusin yang kayak gini? saya nggak iku...

Terungkap Motif Pembunuhan Mayat di Dalam Koper

DUNIAOBERITA - Kabar terkait Polisi mengungkap dugaan motif di balik pembunuhan wanita berinisial RM, yang mayatnya ditemukan di dalam koper di Cikarang, Bekasi.  Menurut Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Gurnald Patiran, motifnya meliputi masalah keuangan, ekonomi, asmara, dan sakit hati.  "Jadi di sini ada beberapa motif, motif keuangan, masalah ekonomi, kemudian motif asmara dan juga di situ juga ada motif sakit hati," kata Kapolsek Cikarang Barat Kompol Gurnald Patiran saat dikonfirmasi, Kamis (2/5/24) dikutip dari CNN Indonesia.  Pelaku, yang berinisial AARN, diduga memiliki hubungan lain dengan korban di luar pekerjaan. Hubungan badan antara keduanya juga terjadi sebelum pembunuhan. Meskipun demikian, polisi masih mendalami pengakuan tersangka untuk memastikan motif sebenarnya.  Tersangka, yang telah ditangkap di Palembang, Sumatera Selatan, dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Pada r...

Biadab! Usai Ditilang, Gadis 17 Tahun Ini Dibawa Ke Toilet Lalu Berujung Dirudapaksa

Foto : Ilustrasi/Sumber : freepik DUNIAOBERITA.COM -  Kabar mengejutkan terkait siswa SMA berusia 17 tahun dikabarkan diperkosa di Pos Jatanras Polres Gowa. Informasi yang diperoleh, kasus pemerkosaan ini bermula saat korban ditahan polisi lantaran kedapatan berboncengan tiga menggendarai sepeda motor. Setelah ditahan, korban kemudian di bawa ke posko Tim Jatanras Polres Gowa lalu diperkosa. Pelaku pemerkosa inisial AB yang dikenal kerap membantu polisi alias Banpol. Pelaku pemerkosaan adalah seorang pria inisial AB (37). Terduga pelaku awalnya mengaku sebagai anggota polisi. Namun belakangan ia diketahui hanyalah petugas kebersihan. Kuasa Hukum korban, Ananda Eka Saputra mengatakan, pemerkosaan itu terjadi pada Minggu subuh 29 Oktober 2023 lalu. Awalnya korban sempat terjaring razia lalu lintas, lalu di bawa ke Pos Polisi dan diperkosa oleh Banpol. “Korban terjaring razia. Kemudian dibawa ke Posko. Diatas mobil polisi, korban mulai dilecehkan. Sesampainya di posko, kor...

Terbongkar Dugaan Anak Pensiunan Perwira Polisi Bunuh Bocah 8 Tahun

DUNIAOBERITA.COM -  Seorang Pria berinisial M (16) diduga membunuh bocah kelas 2 SD berinisial A (8), di Kota Palu, Sulawesi Tengah. A tewas diduga setelah dibunuh oleh M, anak pensiunan polisi. Peristiwa tersebut terjadi di Kota Palu, Sulawesi Tengah pada Selasa (31/10/2023). Orangtua korban sebelumnya melaporkan anaknya hilang korban ke polisi pada Selasa (31/10/2023) pukul 21.30 Wita. Kronologi kejadian Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulawesi Tengah Komisaris Besar Djoko Wienartono mengatakan, awal mulanya pelaku M pergi dari rumahnya menggunakan sepeda. Pelaku kemudian bertemu salah satu anak kecil di jalan dan mengajak anak tersebut untuk pergi bermain stik pada Selasa (31/10/2023) pukul 19.40 Wita. Menurutnya, setelah anak tersebut ikut dengan M, bukannya dibawa ke tempat bermain stik yang dimaksud, melainkan anak tersebut dibawa ke tempat lain. “Pelaku bertanya ‘di mana rumahmu?’ kepada anak tersebut hingga anak tersebut kemudian menunjukkan rumahnya,” ujar Djoko, Kamis (...

Pria Ini Bunuh Admin Grup Whatsapp, Pelaku Sakit Hati Dikeluarkan dari Grup

DUNIAOBERITA.COM -  Toto Toyiban (36), pria Bandung yang nekat membunuh temannya hanya gara-gara dikeluarkan dari grup Whatsapp geng motor. Toto nekat mengajak duel Adrian (26) hingga tewas. Insiden maut itu terjadi Kampung Bojongmalaka, Kecamatan Ballendah, Kabupaten Bandung Barat. pada Minggu (29/10/2023). Korban Adrian meninggal karena mengalami luka tusuk di bagian dadanya setelah duel. Jenazah korban sendiri ditemukan pada Minggu (29/10/2023) sekitar pukul 16.00 WIB. Hal ini dibenarkan oleh Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo. “Jenazah memiliki 3 luka tusuk, ada di dada kiri menembus ke jantung, kemudian di lengan, dan di jari tangan, ” ujar Kusworo di Kapolresta Bandung, Senin (30/10/2023). Polisi sendiri berhasil menangkap pelaku 7 jam setelah penemuan jenazah korban. Pelaku ditangkap di rumahnya yang ada di Kampung Cobodas, Desa Malakasari, Kecamatan Baleendah. Dari hasil penyelidikan, pelaku sempat cekcok dari grup WA geng motor XTC Beer 188. Korban dan tersangka...

Polisi Tangkap Seorang Kades Karena Miliki Narkoba

DUNIAOBERITA.COM - Kepala Desa Simataniari Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan berinisial H (42), akhirnya tertangkap Tim Walet Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan atas dugaan memiliki narkotika jenis sabu, Sabtu (16/9/2023) malam. Kapolres, AKBP Dudung Setyawan, melalui Kasi Humas, Kompol Lindung Sihaloho, Minggu (17/9) siang, membenarkan, oknum Kades Simataniari tersebut, tertangkap Tim Walet Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan atas dugaan memiliki sabu. Menurut Kasi Humas, penangkapan ini, berawal dari informasi masyarakat. Di mana, kata Kasi Humas, ada transaksi narkotika jenis sabu di Jalan Lintas Padangsidimpuan-Panyabungan. Atau persisnya di sebuah Kilang Padi. “Dari informasi itu, Tim Walet dipimpin Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan, Ipda Andika Sembiring, SH, MPsi, melakukan penyelidikan ke lokasi,” jelas Lindung. Setiba di lokasi, lanjut Lindung, tim walet melihat seorang pria mencurigakan, hendak berjalan menuju arah minibus yang se...

Pria Ini Tega Mencekik Adik Kandungnya hingga Tewas

Foto : Ilustrasi  DUNIAOBERITA.COM - Seorang Pria bernama ES (39) membunuh adik kandung bernama Metreka Satana (35) yang ditemukan tewas di bawah jembatan Sungai Sibam, Tampan, Pekanbaru. Dari penyidikan yang dilakukan polisi terungkap motif bahwa pembunuh adik kandung itu kesal kepada korban yang sering melawan orang tua. Adapun ES membunuh adik kandungnya itu dengan cara memukul pakai batu dan mencekik korban pada Rabu (13/9). Setelah tewas, mayat Metreka Satana dibuang pelaku ke bawah jembatan Sungai Sibam, Kecamatan Tampan, Kota Pekanabru. Kasatreskrim Polresta Pekanbaru Kompol Berry Juana mengatakan mitif pembunuhan itu karena ES kesal dengan korban. “Motifnya sakit hati dengan adik kandungnya yang sering melawan orang tua,” ungkap Berry saat dikonfirmasi JPNN.com Kamis (14/9). Saat ini ES sudah ditahan di Mapolresta Pekanbaru. Dia disangkakan melanggar Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. “Kami sangkakan dengan Pasal 338 KUHP. Ancaman pidana mati atau pidana penjara...

Terungkap Motif Seorang Pelajar SMP Tega Bunuh Adik Kelasnya

Foto : Keluarga Korban DUNIAOBERITA.COM - Seorang pelajar SMP di Bengkalis nekat melakukan aksi sadis kepada adik kelasnya. Gara-gara cintanya ditolak, APS (14) tega merudapaksa adik kelasnya LS (13). Korban berinsial LS (13) seorang siswi kelas VII di SMP Negeri 2 Pinggir Balai Raja. Tubuhnya ditemukan dalam keadaan mengenaskan di semak-semak di jalan lintas Duri dekat pintu tol Balai Raja, Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau, Sabtu (2/9/2023) malam. APS (14) telah diamankan Polsek Pinggir, Polres Bengkalis. Untuk sementara ini, menurut Kapolres, motif pelaku membunuh hingga diduga merudapaksa korban karena menyukai korban, tetapi korban menolaknya. “Motif pembunuhan diduga karena rasa suka dari pelaku namun ditolak korban. Korban juga diduga dicabuli oleh pelaku,” kata AKBP Setyo Bimo Anggoro. LS ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi kepala mengeluarkan darah di semak-semak. Remaja ABG ini ditemukan masih memakai seragam olahraga SMP, ...

Ngaku Punya Profesi Ini, Seorang Pria Tega Perkosa 3 Wanita Cantik

DUNIAOBERITA.COM - Mengaku memiliki profesi sebagai dukun sakti, dukun berinisial J tega memerkosa dan melakukan pelecehan seksual terhadap tiga wanita.  Dukun tersebut ternyata sempat diarak di jalanan oleh keluarga korban. J melancarkan aksi bejatnya dengan modus pengobatan tradisional di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Berdasarkan video yang beredar luas di aplikasi WhatsApp, J yang diarak warga terlihat hanya memakai celana dalam merah marun dengan tangan terikat. Mulut dan telinga J juga ditinju hingga robek. Darah segar terlihat mengalir dari telinga, hidung dan mulutnya, membasahi leher, dada, hingga perutnya. Kapolsek Lembor Ipda Yostan Alexanderia Lobang membenarkan kejadian yang menimpa J itu. Menurutnya, J diarak di jalan di kampungnya di Desa Galang, Kecamatan Lembor. Peristiwa itu terjadi pada 30 Agustus lalu, sehari setelah dukun cabul itu memerkosa korban. “Kejadiannya seperti di video itu,” ujar Yostan, Minggu (3/9...

Pembunuh Dosen Cantik di UIN Surakarta Akhirnya Ditangkap

DUNIAOBERITA.COM - Pembunuh dosen UIN Surakarta, Wahyu Dian Silviani (34), akhirnya terungkap. Ia adalah Dwi Feriyanto alias D, seorang pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan. D ikut merenovasi rumah Wahyu Dian Silviani di Desa Tempel, Gatak, Sukoharjo, Jawa Tengah. Kapolres Sukoharjo, AKBP Sigit mengatakan, D diamankan di rumahnya pada Jumat (25/8/2023). “Setelah tadi pagi dini hari kita cek dan ricek semuanya, ternyata bukan temen dekat, bukan pacar, dan bukan yang istilahnya kenal nomor HP.” “Ternyata, setelah selidiki, yang diduga (pelaku) kerja dengan korban juga, membangun, merehab rumahnya korban,” kata dia, Jumat (25/8/2023). AKBP Sigit menyebut, pelaku tega membunuh korban lantaran sakit hati. Pelaku mengatakan, korban menilai hasil kerja D jelek. “Korban mengatakan hasil kerjanya (pelaku) jelek, juga dikatain tolol,” kata AKBP Sigit. Pelaku pun sakit hati dan merencanakan untuk membunuh korban. “Merasa dendam, lalu pelaku melampiaskan dendamnya itu dengan meng...

Teman Kost Pembunuh Mahasiswa UI Ungkap Fakta Mengejutkan Semua Pihak

Foto : Ilustrasi  DUNIAOBERITA.COM - Kabar mengejutkan terkait sosok  teman indekos pembunuh mahasiswa UI Altafasalya Ardnika Basya (23 tahun), Akbar mengungkap fakta menggegerkan tentang sosok pelaku. Dikabarkan bahwa Altafasalya membunuh juniornya, Muhammad Naufal Zidan (19 tahun) di indekosnya wilayah Kukusan, Beji, Kota Depok. Akbar mengaku masih tak menyangka dengan adanya peristiwa tersebut. Dia menjelaskan pada Jumat (4/8) sekitar pukul 11.00 WIB, Akbar baru tiba di kampus dan diberi info oleh dosen bahwa ada mahasiswa yang meninggal di wilayah Kukusan, Beji. “Setahu saya yang kos di sana cuma korban dan ternyata memang benar itu indekos korban,” ucap Akbar di Beji, Senin (7/8). Tak lama, Akbar pun langsung menuju indekos korban untuk mencari informasi. “Sampai di sana, saya ditanya-tanya kedekatan dengan korban. Saya bilang, di sini saya sebagai ketua himpunan, juga sebagai teman korban,” katanya. Akbar kemudian diperlihatkan rekaman CCTV apakah kenal deng...